Misteri Warna-Warni Asteroid: Bukan Sekadar Batu Kosmik

Asteroid, sering dianggap sebagai saksi bisu sejarah kosmos, ternyata menyimpan teka-teki menarik di balik penampilannya yang sekilas membosankan. Walaupun tampak serupa dari kejauhan, asteroid ternyata memiliki perbedaan warna yang signifikan, mengungkap misteri tentang evolusi permukaan dan potensi jejak kehidupan.

Contohnya, asteroid Itokawa dan Ryugu, yang diteliti oleh misi Hayabusa dan Hayabusa2 milik JAXA, serta asteroid Bennu yang menjadi target misi NASA OSIRIS-REx. Ketiganya termasuk dalam kategori asteroid tipe karbon, atau "tumpukan puing," yang seharusnya memantulkan cahaya dengan cara yang serupa. Namun, Ryugu tampak kemerahan, sementara Bennu justru kebiruan.

Awalnya, perbedaan ini diduga disebabkan oleh proses pelapukan antariksa, yaitu perubahan permukaan asteroid akibat paparan radiasi kosmik, angin matahari, dan hantaman mikrometeorit. Namun, analisis mendalam terhadap sampel Bennu mengungkap fakta berbeda.

Ternyata, faktor utama perbedaan warna terletak pada usia permukaan asteroid. Permukaan Ryugu baru terpapar lingkungan antariksa selama beberapa ribu tahun, sementara permukaan Bennu telah mengalami hal serupa selama puluhan ribu tahun. Dengan kata lain, keduanya berada pada tahap yang berbeda dalam siklus evolusi permukaan mereka. Seiring bertambahnya usia paparan, warna asteroid pun berubah, memengaruhi sifat spektralnya.

Penemuan ini tidak hanya mengungkap misteri warna asteroid, tetapi juga membuka kemungkinan menarik tentang asal-usul kehidupan. Dalam sampel Bennu, ilmuwan menemukan fosfat, garam yang merupakan komponen penting dalam metabolisme dan DNA makhluk hidup.

Meskipun belum dapat dipastikan, banyak ahli percaya bahwa kehidupan di Bumi mungkin berawal dari kedatangan asteroid yang membawa molekul organik. Dengan demikian, Bennu dan asteroid sejenisnya dapat dianggap sebagai "kapsul waktu antarbintang" yang menyimpan jejak senyawa yang mungkin menjadi benih kehidupan di Bumi purba.

Asteroid, sebagai peninggalan tata surya awal, menawarkan wawasan berharga tentang komposisi dan proses yang terjadi pada masa lalu. Dengan mempelajari molekul organik dari Bennu, kita dapat memahami lebih baik jenis senyawa yang mungkin berperan penting dalam pembentukan kehidupan di planet kita.

Scroll to Top