Vaksin HPV Generasi Terbaru Tawarkan Perlindungan Lebih Luas terhadap Kanker Serviks

Jakarta – Kabar baik bagi masyarakat Indonesia! Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengumumkan bahwa vaksin Human papillomavirus (HPV) terkini kini hadir dengan kemampuan melindungi dari sembilan tipe virus HPV sekaligus. Ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan vaksin HPV generasi sebelumnya.

Menurut dr. Anshari Saifuddin Hasibuan, Sp.PD, K-AI, penting bagi masyarakat untuk memastikan perlindungan yang dimiliki mencakup tipe-tipe HPV yang paling berisiko, mengingat varian HPV yang beragam ditemukan di Indonesia.

Virus HPV sendiri memiliki sekitar 200 tipe, dimana beberapa tipe berisiko tinggi dapat menyebabkan kanker, sementara tipe lainnya berisiko rendah menyebabkan kutil kelamin. Meskipun vaksin HPV yang tersedia sebelumnya telah efektif melindungi terhadap tipe 16 dan 18 yang menjadi penyebab utama kanker serviks dan anogenital, tipe risiko tinggi lain seperti tipe 52 dan 58 masih mendominasi kasus di Indonesia.

"Masyarakat dapat mempertimbangkan revaksinasi HPV dengan vaksin terbaru yang melindungi dari 9 tipe virus, termasuk tipe 52 dan 58 yang paling sering ditemukan di Indonesia," jelas dr. Anshari.

Vaksin HPV dapat diberikan pada anak perempuan mulai usia 9 tahun, sesuai rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Bagi orang dewasa, PAPDI juga merekomendasikan vaksinasi HPV mulai usia 19 tahun.

Dr. dr. Sukamto Koesnoe, SpPD, K-AI, FINASIM, Ketua Satgas Imunisasi PP PAPDI, menambahkan bahwa revaksinasi dengan vaksin HPV generasi baru dapat dipertimbangkan bagi mereka yang sudah divaksinasi sebelumnya. Bagi yang belum divaksinasi, ini merupakan kesempatan untuk mendapatkan perlindungan yang lebih luas.

Dr. dr. Eka Ginanjar, SpPD, K-KV, FINASIM, FACP, FICA, MARS, SH, Ketua Umum PP PAPDI, menegaskan komitmen PAPDI untuk mendukung eliminasi penyakit terkait HPV di Indonesia melalui berbagai upaya sistematis, termasuk peningkatan kesadaran mengenai pencegahan penyakit akibat infeksi HPV.

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, menempati urutan kedua kanker terbanyak pada perempuan dengan ribuan kasus baru dan kematian setiap tahunnya. Vaksinasi HPV merupakan langkah penting dalam mencegah penyakit ini.

Scroll to Top