Terungkap! Tim Mata-Mata di Balik Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank di Jakarta

Kasus penculikan dan pembunuhan tragis Mohamad Ilham Pradipta (37), kepala cabang sebuah bank, memasuki babak baru. Polisi berhasil membongkar keberadaan tim yang bertugas memantau gerak-gerik korban sebelum aksi penculikan dilakukan.

Dalam penangkapan yang dilakukan, dua anggota tim pantau berhasil diamankan. Eka, dengan postur tubuh ramping, ditangkap di kawasan Pluit Selatan, Jakarta Utara. Sementara Wiranto, yang sedikit lebih berisi, diciduk di sebuah warung di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi peran keduanya sebagai tim pengintai yang memantau aktivitas Ilham sebelum diculik. Keduanya merupakan bagian dari 15 tersangka yang telah ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam kasus ini. Masing-masing tersangka memiliki peran berbeda, mulai dari pelaku penculikan hingga pengintai.

Jasad Ilham ditemukan di semak-semak di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8) dengan kondisi mengenaskan: wajah, kaki, dan tangan terikat lakban hitam. Sebelumnya, Ilham diculik dari area parkir supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8).

Penyelidikan mendalam terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik penculikan dan pembunuhan sadis ini. Polisi berupaya menguak secara tuntas jaringan dan alasan para pelaku tega merenggut nyawa Ilham.

Dwi Hartono, Sang Motivator Diduga Otak Penculikan

Di antara 15 tersangka yang diamankan, terdapat nama Dwi Hartono atau DH, yang disebut-sebut sebagai dalang intelektual dari aksi penculikan ini.

"DH merupakan salah satu aktor intelektual penculikan," tegas Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Dwi diketahui sebagai pengusaha bimbingan belajar online. Sosoknya dikenal sebagai motivator dan bahkan sempat pulang kampung dengan menggunakan helikopter.

Dwi ditangkap bersama dua tersangka lainnya, YJ dan AA, di Solo, Jawa Tengah, pada 23 Agustus 2025 malam. Sementara C ditangkap pada 24 Agustus sore di kawasan PIK, Jakarta Utara.

Scroll to Top