Tahun 2025 menjadi tahun yang menjanjikan bagi pasar keuangan global. Meskipun sempat diwarnai ketidakpastian ekonomi, bursa saham Amerika Serikat dan aset kripto tetap mencatatkan kinerja positif.
Data menunjukkan bahwa indeks S&P 500 telah meningkat 9,5% sejak awal tahun. Aset kripto seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) juga mengalami kenaikan signifikan, masing-masing sebesar 30,3% dan 42,5%. Bahkan, Bitcoin telah mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah (ATH) sebanyak empat kali tahun ini.
Di dalam negeri, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan 10,36% sejak awal tahun. Optimisme investor semakin meningkat seiring dengan ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Federal Reserve.
Kondisi pasar yang menggembirakan ini menjadi momentum yang tepat bagi para trader untuk memanfaatkan peluang. Diversifikasi portofolio menjadi strategi yang populer, dengan mengalokasikan dana ke berbagai aset seperti kripto, saham Amerika Serikat, ETF, reksa dana, dan emas.
Meskipun ada banyak pilihan aplikasi trading di Indonesia, integrasi antar-aset masih menjadi tantangan. Proses transfer dana antar-aplikasi seringkali membutuhkan transfer ke rekening bank terlebih dahulu, yang dapat menyebabkan investor kehilangan peluang pasar.
Oleh karena itu, pemilihan aplikasi trading yang aman dan teregulasi sangat penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan investasi. Berikut adalah 5 aplikasi trading terbaik di Indonesia tahun 2025 yang dapat menjadi pertimbangan:
1. Pluang
Pluang telah menjadi salah satu aplikasi trading terkemuka di Indonesia dengan ekosistem investasi yang lengkap dan jutaan pengguna. Pluang menawarkan akses ke lebih dari 1.000 produk investasi, termasuk aset kripto, saham Amerika dan ETF, emas, serta reksa dana. Fitur unggulan Pluang antara lain:
- Trading saham Amerika 24 jam dari Senin hingga Sabtu.
- Saldo USD menghasilkan imbal hasil (Yield) hingga 4,13% per tahun.
- Leverage hingga 25X pada produk crypto futures.
- Fitur Pro dengan advanced order, take profit, dan stop loss.
- Pluang Academy yang menyediakan materi edukasi trading dan investasi.
Pluang diawasi oleh Bappebti dan OJK, sehingga memberikan rasa aman bagi investor.
2. Nanovest
Nanovest adalah aplikasi investasi yang menyediakan akses ke saham global, kripto, dan emas digital dengan klaim komisi 0%. Fitur unggulan Nanovest meliputi:
- Pengiriman aset digital gratis.
- Investasi mulai dari Rp 5.000.
- Dana diasuransikan oleh Sinarmas.
- NanoShield Security untuk keamanan data pengguna.
3. Mandiri Sekuritas (MOST)
Mandiri Sekuritas adalah perusahaan sekuritas yang menawarkan aplikasi MOST (Mobile Online Securities Trading) sebagai bagian dari Bank Mandiri. Keunggulan MOST antara lain:
- Didukung oleh tim riset berpengalaman.
- Kredibilitas tinggi dan integrasi dengan layanan perbankan.
- Fleksibilitas order saham melalui aplikasi online maupun SMS.
4. OctaFX
OctaFX adalah broker internasional yang menyediakan akses trading forex, komoditas, dan indeks saham. Fitur unggulan OctaFX meliputi:
- Akun tanpa swap.
- Leverage tinggi hingga 1:500.
- Akun demo untuk latihan.
- Promosi kompetitif dan spread rendah.
5. Coinbase
Coinbase adalah crypto exchange global yang menyediakan akses ke ribuan aset digital. Fitur unggulan Coinbase meliputi:
- Crypto staking untuk mendapatkan bunga dari aset kripto.
- Portfolio tracking untuk melacak portofolio.
- Akses Coinbase Pro untuk trader berpengalaman.
- User experience yang ramah.
Tips Memilih Aplikasi Trading
- Pertimbangkan biaya transaksi, minimum deposit, dan fitur yang sesuai kebutuhan.
- Pilih aplikasi dengan keamanan data dan dana yang jelas.
- Manfaatkan akun demo atau fitur edukasi sebelum mulai investasi riil.
- Sesuaikan pilihan dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda.
- Pastikan aplikasi berizin dan diawasi regulator seperti OJK atau Bappebti.
Kesimpulan
Setiap aplikasi trading menawarkan keunggulan yang berbeda. Pilihlah aplikasi yang paling sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi Anda. Bandingkan fitur, biaya, dan regulasi setiap aplikasi sebelum mengambil keputusan. Investor atau trader juga bisa mencoba fitur demo atau pelajari lebih lanjut melalui materi edukasi yang disediakan masing-masing platform. Evaluasi kebutuhan dan profil risiko Anda sebelum memilih aplikasi trading.