RSUD Pamekasan Siapkan Ruang Isolasi Khusus Antisipasi Lonjakan Kasus Campak

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodirjo Pamekasan, Jawa Timur, mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan ruang isolasi khusus untuk menangani pasien campak. Tindakan ini merupakan respons antisipatif terhadap potensi peningkatan kasus penyakit menular tersebut.

Menurut keterangan pihak RSUD Pamekasan, keberadaan ruang isolasi ini bertujuan untuk memisahkan pasien campak dari pasien umum lainnya, sehingga meminimalkan risiko penyebaran infeksi. Selain ruang isolasi, rumah sakit juga menyediakan 27 tempat tidur khusus untuk menampung pasien rujukan dari berbagai wilayah di Madura.

Guna mendukung penanganan pasien campak secara optimal, RSUD Pamekasan juga melakukan penambahan tenaga medis, termasuk dokter dan perawat. Ketersediaan alat kesehatan dan obat-obatan yang memadai juga menjadi prioritas untuk memastikan pelayanan yang komprehensif.

Langkah antisipasi ini dinilai penting mengingat Pamekasan merupakan rumah sakit rujukan utama di Pulau Madura. Data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan sebelumnya mencatat adanya 123 kasus positif campak dari 261 kasus terduga, dengan satu kasus kematian.

Situasi ini diperburuk dengan fakta bahwa kasus campak juga ditemukan di tiga kabupaten lain di Madura, yaitu Sampang, Sumenep, dan Bangkalan. Dengan demikian, kesiapan RSUD Pamekasan menjadi krusial dalam menanggulangi potensi wabah campak yang lebih luas di wilayah tersebut.

Scroll to Top