NasDem Rotasi Ahmad Sahroni dari Komisi III DPR: Kontroversi ‘Tolol Sedunia’ Jadi Sorotan?

Partai NasDem melakukan perombakan di tubuh Fraksi DPR RI dengan memindahkan Ahmad Sahroni dari posisi Wakil Ketua Komisi III ke anggota Komisi I. Keputusan ini tertuang dalam surat resmi yang ditandatangani oleh Ketua Fraksi NasDem, Viktor Bungtilu Laiskodat. Posisi yang ditinggalkan Sahroni rencananya akan diisi oleh Rusdi Masse Mappasessu.

Kepindahan Sahroni ini mencuri perhatian publik, terlebih setelah pernyataan kontroversialnya yang menyebut desakan pembubaran DPR sebagai "mental orang tolol". Pernyataan ini muncul di tengah sorotan terhadap gaji dan tunjangan anggota DPR yang dianggap tidak sepadan dengan kinerja.

Sahroni sendiri telah memberikan klarifikasi, membantah bahwa ucapannya ditujukan kepada masyarakat yang menyerukan pembubaran DPR. Ia mengklaim kritiknya lebih fokus pada cara berpikir pihak yang menilai DPR bisa dibubarkan begitu saja.

Meskipun demikian, Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, menegaskan bahwa mutasi Sahroni adalah rotasi rutin biasa dan bukan merupakan pencopotan jabatan. Ia menyebut langkah ini sebagai upaya penyegaran di internal fraksi.

Senada dengan Hermawi, Viktor Bungtilu Laiskodat menyatakan bahwa rotasi ini bertujuan untuk memperkuat kinerja fraksi agar selaras dengan semangat restorasi Indonesia. Ia menekankan pentingnya soliditas internal dan memastikan politik restorasi hadir dalam kerja nyata legislasi, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Viktor juga menyoroti peran vital Komisi III dalam mengawasi institusi penegak hukum. Dengan rotasi ini, Fraksi NasDem ingin mempertegas fokus pada agenda pengawasan dan legislasi di bidang hukum.

Scroll to Top