Aksi demonstrasi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya berujung ricuh. Massa aksi membakar sejumlah motor yang berada di halaman gedung. Bahkan, beberapa orang dilaporkan sempat menerobos masuk ke kompleks Grahadi dan melakukan pembakaran motor yang terparkir di area tersebut.
Menurut keterangan petugas kepolisian, sedikitnya 21 unit motor hangus terbakar di dalam area Grahadi. Jumlah ini belum termasuk motor-motor yang terbakar di luar kompleks gedung.
Erwin, salah seorang staf Biro Adpim Pemprov Jatim, menjadi salah satu korban. Motor Yamaha Jupiter Z miliknya menjadi sasaran amukan massa. Ia mengungkapkan bahwa sekitar lima orang menerobos masuk ke dalam Grahadi dan langsung melakukan pembakaran.
"Pasrah aja. Lihat ada anak-anak itu lima, masuk sini langsung dia bakar," ujarnya dengan nada pasrah.
Diduga, massa menggunakan bom molotov untuk membakar motor-motor tersebut. Kejadian ini menambah daftar panjang kericuhan yang terjadi selama aksi demonstrasi berlangsung.