Sumenep, Jawa Timur, menghadapi tantangan serius dengan merebaknya wabah campak. Pada hari Jumat, 29 Agustus 2025, petugas Puskesmas Pamolokan terlihat giat menyiapkan dosis vaksin Measles-Rubella (MR) di PAUD El-Fath sebagai bagian dari upaya imunisasi massal.
Data dari Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPP-KB) Sumenep menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan. Hingga hari yang sama, tercatat 23.213 anak telah menerima imunisasi campak, masih jauh dari target 73.969 anak.
Ironisnya, jumlah kasus campak melonjak hingga 2.411 anak. Tragisnya, 20 anak dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit ini, sementara 2.317 anak dinyatakan sembuh.
Merespon kondisi darurat ini, upaya imunisasi massal terus digencarkan. Pihak berwenang berharap dapat meningkatkan cakupan imunisasi secara signifikan guna menekan penyebaran campak dan melindungi anak-anak di Sumenep dari ancaman penyakit menular ini. Imunisasi menjadi kunci utama untuk mengendalikan KLB campak di Sumenep.