Kobbie Mainoo: Dari Bintang Piala FA ke Titik Nadir, Perlukah Tinggalkan Manchester United?

Kurang dari setahun lalu, Kobbie Mainoo digadang-gadang sebagai masa depan cerah Manchester United dan tim nasional Inggris. Golnya di final Piala FA dan kontribusinya mengantarkan Inggris ke final Euro, seolah mengukuhkan posisinya. Namun, kini situasinya berbalik 180 derajat. Masa depannya di kedua tim tersebut, baik klub maupun negara, dipertanyakan.

Alih-alih tampil di laga-laga penting Liga Primer atau kualifikasi Piala Dunia, Mainoo justru berjuang mendapatkan tempat di Piala Liga melawan tim kasta keempat, Grimsby, yang secara mengejutkan menang lewat adu penalti yang dramatis. Penurunan performa ini sangat terasa, mengingat belum lama ini ia disandingkan dengan talenta-talenta menjanjikan seperti Marc Guehi atau Cole Palmer. Sementara karier rekan-rekan setimnya di Inggris terus menanjak, karier Mainoo justru meredup.

Untuk membangkitkan kembali potensi yang dimilikinya, kepindahan ke klub baru menjadi opsi yang semakin masuk akal. Kepergian dari Manchester United, yang sebelumnya tak terpikirkan, kini terasa tak terhindarkan dan bahkan disarankan. Namun, United harus mempertimbangkan masak-masak sebelum melepaskan permata berbakat ini dari genggaman mereka. Melepasnya bisa jadi penyesalan besar di kemudian hari.

Scroll to Top