Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Pengemudi Ojol Akibat Insiden Rantis Brimob

Jakarta – Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, yang meninggal dunia akibat kecelakaan yang melibatkan kendaraan taktis (rantis) milik Brimob.

Ungkapan belasungkawa tersebut disampaikan Jokowi melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (29/8). Dalam unggahannya, Jokowi menyampaikan rasa terpukul atas kejadian tersebut dan membayangkan kesedihan yang dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan.

"Saya ikut berdukacita atas meninggalnya Alm Affan Kurniawan. Terpukul membayangkan rasa kehilangan yang dirasakan keluarga," tulis Jokowi.

Selain ucapan duka, Jokowi juga menyertakan gambar pita hitam sebagai simbol belasungkawa dan tulisan "Innalillahi wa inna ilaihi raji’un" yang merupakan doa bagi umat Muslim saat mendengar kabar duka.

Ayahanda dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini juga mendoakan agar keluarga almarhum diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapi cobaan berat ini.

Affan Kurniawan meninggal dunia setelah tertabrak rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis (28/8) malam. Saat kejadian, korban sedang mengantarkan pesanan makanan ketika terjadi kericuhan demo terkait tunjangan DPR yang meluas ke area tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan berjanji akan mengusut tuntas kasus ini secara transparan. Saat ini, tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat dalam insiden tersebut telah diamankan oleh Divpropam Mabes Polri.

Selain itu, Presiden Prabowo Subianto juga menyatakan kekecewaannya atas tindakan personel Brimob yang menyebabkan meninggalnya Affan. Ia meminta agar kasus ini diusut secara menyeluruh dan pelaku dihukum seberat-beratnya. Prabowo, didampingi sejumlah menteri dan Panglima TNI Agus Subiyanto, juga telah mengunjungi rumah duka Affan pada Jumat malam.

Scroll to Top