Tragedi yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan, yang tewas akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob saat demonstrasi di Pejompongan, Jakarta Pusat, menimbulkan duka mendalam dan kecaman dari masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, penyanyi sekaligus anggota DPR RI, Melly Goeslaw, menyampaikan ungkapan belasungkawa dan permohonan maaf. Unggahan Melly di media sosial menjadi sorotan karena tidak hanya menyampaikan rasa duka, tetapi juga mengakui kesalahan serta menerima sentimen negatif publik terhadap dirinya dan lembaga DPR.
Ungkapan Belasungkawa untuk Affan Kurniawan
Melly Goeslaw melalui akun Instagram pribadinya, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian Affan Kurniawan. Ia mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Ungkapan ini menjadi wujud solidaritas dari seorang tokoh publik terhadap kejadian yang menjadi perhatian luas. Melly juga menambahkan doa untuk semua korban luka dalam insiden tersebut agar segera pulih.
Permohonan Maaf dan Pengakuan Kekurangan
Selain menyampaikan belasungkawa, Melly Goeslaw secara pribadi menyampaikan permohonan maaf. Ia mengakui masih banyak kekurangan dan belum mampu memenuhi harapan masyarakat. Permohonan maaf ini menunjukkan kesadaran Melly bahwa kejadian tersebut tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab institusi DPR, tempatnya kini berada sebagai anggota legislatif.
Penerimaan atas Kebencian Publik
Salah satu poin penting dari pernyataan Melly adalah pengakuannya bahwa banyak pihak, bahkan sahabat dekatnya, menyimpan rasa tidak suka terhadap dirinya maupun DPR. Dengan kalimat tersebut, Melly seolah menegaskan bahwa ia tidak menampik kenyataan pahit itu, melainkan berusaha menerimanya dengan lapang dada.
Harapan untuk Kesempatan Memperbaiki Diri
Melly menutup pernyataannya dengan permohonan maaf yang berulang. Ia sangat memahami dan menerima kebencian dari berbagai pihak. Melly juga meminta maaf dan berharap diberikan kesempatan untuk menjadi lebih baik.
Kronologi Insiden Pengemudi Ojol Tertabrak Rantis Brimob
Kejadian yang menewaskan Affan Kurniawan terekam dalam video amatir yang beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, sebuah mobil rantis bertuliskan Brimob terlihat melaju kencang saat massa tengah berlarian. Kendaraan lapis baja itu menabrak seorang pengemudi ojol yang berusaha menyelamatkan diri dari kerumunan. Massa yang sebelumnya bubar kemudian kembali mendekati mobil, melampiaskan amarah dengan memukul kendaraan tersebut.
Kendaraan taktis itu tetap melaju meninggalkan lokasi tanpa menghiraukan korban yang tergeletak. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan memerintahkan Kapolda Metro Jaya untuk mengusut tuntas insiden tersebut.