Kabar baik bagi pengguna internet mobile di Indonesia! Kecepatan unduh (download) internet mobile di tanah air menunjukkan peningkatan. Data terbaru per Juli 2025 mencatat kecepatan rata-rata 42.85 Mbps, sebuah perbaikan dibandingkan bulan sebelumnya.
Menurut data Speedtest Global Index, angka ini menempatkan Indonesia di peringkat 86 dari 104 negara yang diukur. Meskipun masih jauh tertinggal dari Uni Emirat Arab (UAE) yang menduduki puncak dengan kecepatan fantastis 584.97 Mbps, peningkatan ini tetap patut diapresiasi. Bolivia berada di posisi juru kunci dengan kecepatan 14.70 Mbps. Kecepatan unggah (upload) di Indonesia tercatat 15.68 Mbps.
Lalu, bagaimana perbandingan dengan negara-negara tetangga di ASEAN? Sayangnya, Indonesia masih perlu berjuang lebih keras untuk menyusul performa negara-negara seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Berikut urutan kecepatan download internet mobile di ASEAN per Juli:
- Brunei: 176.83 Mbps
- Singapura: 158.59 Mbps
- Vietnam: 151.69 Mbps
- Malaysia: 150.10 Mbps
- Thailand: 117.25 Mbps
- Filipina: 58.37 Mbps
- Kamboja: 53.15 Mbps
- Laos: 42.39 Mbps
- Indonesia: 42.85 Mbps
- Myanmar: (Data tidak tersedia)
Fixed Broadband: Indonesia Naik Peringkat
Kabar baik juga datang dari sektor fixed broadband (internet kabel). Indonesia berhasil mempertahankan posisinya di peringkat ke-9 di ASEAN. Yang lebih menggembirakan, kecepatan fixed broadband di Indonesia mengalami peningkatan signifikan. Dari 35.96 Mbps di bulan Juni 2025, kini melonjak menjadi 42.85 Mbps.
Berikut daftar lengkap kecepatan fixed broadband di negara-negara ASEAN per Juli 2025:
- Singapura: 386.96 Mbps
- Vietnam: 250.45 Mbps
- Malaysia: 150.28 Mbps
- Thailand: 103.71 Mbps
- Brunei: 81.22 Mbps
- Filipina: 60.33 Mbps
- Kamboja: 48.99 Mbps
- Laos: 46.17 Mbps
- Indonesia: 42.85 Mbps
- Myanmar: 25.45 Mbps
Singapura tidak hanya menjadi pemimpin di ASEAN dalam hal kecepatan internet fixed broadband, tetapi juga di tingkat global. Negara kota ini diikuti oleh Chile (332.41 Mbps) dan Hongkong (324.97 Mbps).