JAKARTA – Jennifer Coppen mengungkapkan kesedihannya atas tuduhan warganet yang menyebutnya telah melupakan mendiang suaminya, Dali Wassink. Kritik pedas ini muncul setelah ia tidak menyertakan momen bersama Dali dalam video perayaan ulang tahun putrinya, Kamari.
Jennifer mengungkapkan ketidakmengertiannya mengapa ketidakhadiran video mendiang Dali menjadi masalah besar. Baginya, perayaan ulang tahun Kamari kali ini adalah momen bahagia, terutama setelah tahun sebelumnya diwarnai kesedihan mendalam akibat kehilangan suami tercinta.
"Kenapa kalian tidak bisa ikut bahagia untuk orang lain? Kalian mengerti tidak sih bagaimana rasanya melihat wajah orang yang sudah tiada? Mengingat kejadian traumatis," ujarnya dengan nada pilu.
Jennifer meminta warganet untuk memahami perasaannya. Melihat foto Dali saja sudah membangkitkan kenangan menyakitkan, seperti saat memandikan jenazah suaminya yang penuh luka akibat kecelakaan, atau momen membakar jasadnya.
"Kenapa kalian begitu jahat? Jika kalian membenciku, blokir saja, jangan menggangguku," tegasnya.
Komentar negatif warganet bermula saat Jennifer membagikan video tribute ulang tahun Kamari. Unggahan yang seharusnya penuh kebahagiaan itu justru dibanjiri kritik karena dianggap melupakan sosok Dali. Beberapa warganet menyayangkan Jennifer tidak memasukkan momen kebersamaan Kamari dengan ayahnya, seolah kehadiran kekasih baru membuatnya melupakan Dali yang sangat menyayangi putrinya.