Aksi demonstrasi yang berlangsung semalam berdampak signifikan pada infrastruktur transportasi publik di Jakarta. Sejumlah halte Transjakarta mengalami kerusakan parah, dengan beberapa di antaranya bahkan hangus terbakar.
Menurut keterangan resmi, setidaknya enam halte Transjakarta dilalap api, yaitu Halte Polda Metro Jaya, Halte Senen Toyota Rangga, Halte Sentral Senen, Halte Senayan Bank DKI, Halte Gerbang Pemuda, dan Halte Bundaran Senayan.
Selain kebakaran, 16 halte lainnya juga menjadi sasaran perusakan dan vandalisme. Daftar halte yang terdampak meliputi Halte Bendungan Hilir, Halte Kwitang, Halte Kampung Melayu, Halte Kramat Sentiong, Halte Bidara Cina, Halte Cililitan, Halte Semanggi, Halte Petamburan, Halte Widya Candra Telkomsel, Halte Jatinegara, Halte Kejaksaan Agung, Halte Matraman Baru, Halte Pemuda Pramuka, Halte Masjid Agung, Halte Non BRT Gelora Bung Karno 1, dan Halte Non BRT Polda Metro Jaya 1.
Meskipun kerusakan cukup masif, pihak Transjakarta menyatakan bahwa layanan transportasi berangsur kembali normal. Manajemen terus memantau situasi dari pusat komando untuk mengambil keputusan cepat terkait operasional.
Transjakarta mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga fasilitas publik agar dapat terus dimanfaatkan oleh banyak orang. Dukungan dari berbagai pihak sangat dihargai dalam upaya pemulihan ini.