Menyusul laporan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terkonfirmasi, Puskesmas Poris Gaga Lama langsung mengambil tindakan cepat dengan melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) di RT 01, RW 02, Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Tim surveilans Puskesmas bergerak dari rumah ke rumah untuk menelusuri potensi penyebaran DBD dan mengidentifikasi kemungkinan kasus tambahan. Pemeriksaan lingkungan sekitar tempat tinggal pasien DBD dilakukan secara seksama, disertai wawancara dengan penduduk setempat dan pemantauan jentik nyamuk di berbagai tempat penampungan air.
"Penyelidikan epidemiologi ini penting untuk memahami sejauh mana kasus telah menyebar dan potensi penularan di lingkungan sekitar. Ini adalah langkah krusial dalam pencegahan wabah yang lebih luas," ujar Kepala Puskesmas Poris Gaga Lama.
Selain melakukan investigasi, tim juga memberikan edukasi kepada warga mengenai cara-cara pencegahan DBD. Penekanan diberikan pada pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, penerapan 3M Plus (menguras, menutup, dan mendaur ulang), serta penggunaan kelambu atau lotion anti nyamuk.
Respon positif dari warga RT 01, RW 02 sangat menggembirakan. Mereka menyambut baik kedatangan petugas dan aktif menunjukkan kondisi lingkungan rumah mereka. Beberapa warga juga menyatakan kesiapan untuk bergotong royong membersihkan lingkungan sebagai wujud dukungan terhadap pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Puskesmas Poris Gaga Lama mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap DBD. Apabila ada anggota keluarga yang mengalami gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, atau munculnya bintik-bintik merah pada kulit, segera laporkan. "Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk menekan dan mencegah penyebaran DBD sejak dini," imbuhnya.