Bandung, 30 Agustus 2025 – Kota Bandung tengah berupaya memulihkan diri setelah aksi demonstrasi yang berlangsung sejak Jumat siang hingga Sabtu dini hari. Dampak dari unjuk rasa tersebut meninggalkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan jalanan di beberapa titik.
Jejak aksi berupa batu-batu berserakan menjadi pemandangan di lokasi-lokasi yang menjadi pusat demonstrasi. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung segera bergerak cepat melakukan pembersihan. Sebanyak 14 unit kendaraan pemadam kebakaran, termasuk mobil tangki, dikerahkan untuk membersihkan sisa-sisa unjuk rasa.
Petugas melakukan penyisiran di area terdampak, termasuk pelataran Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro mulai dari depan Gedung Sate hingga Simpang Tiga Diponegoro. Selain itu, pembersihan juga dilakukan di Taman Cikapayang (bawah Flyover Cikapayang), median jalan di Perempatan Dago, serta ruas jalan lain yang dipenuhi material bekas pembakaran.
Beberapa bangunan tercatat mengalami kerusakan akibat aksi unjuk rasa, di antaranya Mes MPR RI di Jalan Diponegoro, Rumah Makan Sambara, sebuah Gedung Bank di area Dago-Sulanjana, serta dua rumah di Jalan Gempolsari, Kelurahan Citarum.
Dalam aksi tersebut, tiga anggota polisi wanita terluka akibat lemparan benda saat pengamanan unjuk rasa di Polda Jabar. Dua di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Unjuk rasa di Bandung terpusat di dua lokasi utama: kawasan Jalan Diponegoro (Gedung DPRD Jabar dan Gedung Sate) dan Markas Polda Jabar.