Anggota DPR RI, Uya Kuya, mengungkapkan keikhlasannya atas penjarahan yang menimpa kediamannya di Duren Sawit, Jakarta Timur. Namun, kesedihan mendalam dirasakannya karena hewan peliharaannya, kucing-kucing kesayangannya, turut menjadi korban dan dibawa oleh massa.
"Saya ikhlas saja, tidak apa-apa. Tapi yang paling membuat saya sedih adalah kucing-kucing, makhluk hidup itu juga dijarah," ungkap Uya Kuya.
Uya Kuya menyayangkan terjadinya penjarahan ini, terutama karena banyaknya informasi palsu (hoaks) yang beredar dan menyeret namanya. Ia menyoroti video dirinya berjoget saat Sidang Tahunan MPR yang kemudian diviralkan dengan narasi yang keliru.
"Banyak video lama yang diedit dan disebarkan dengan informasi hoaks. Memang benar saya berjoget karena ada musik, paduan suara dari Unhan. Tapi kemudian digoreng seolah-olah saya berjoget karena kenaikan gaji, padahal tidak ada kenaikan gaji," jelasnya.
Ia juga membantah berita hoaks yang mengaitkan dirinya dengan isu kenaikan gaji dan tunjangan DPR. Uya Kuya menegaskan tidak pernah mengeluarkan pernyataan apapun mengenai kenaikan gaji sebesar Rp 3 juta.
"Beredar berita yang mengatakan saya mengejek netizen dengan mengatakan Rp 3 juta itu kecil. Itu bukan pernyataan saya," tegasnya.
Meski demikian, Uya Kuya memastikan bahwa dirinya dan keluarga dalam keadaan aman. "Alhamdulillah, saya dalam kondisi aman," pungkasnya.