Empat Emiten Kembali Bergairah di Lantai Bursa Awal September 2025

Mulai hari Senin, 1 September 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut suspensi dan mengaktifkan kembali perdagangan saham untuk empat perusahaan tercatat. Keempat emiten tersebut adalah PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK), PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), PT Link Net Tbk (LINK), dan PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN).

Keputusan ini diambil setelah sebelumnya BEI melakukan penghentian sementara perdagangan saham keempat emiten tersebut. STRK, SMKM, dan LINK dihentikan perdagangannya pada 29 Agustus 2025, sementara COIN telah disuspensi sejak 26 Agustus 2025.

Tindakan suspensi ini merupakan respons terhadap lonjakan harga saham yang signifikan dalam waktu singkat. BEI mengambil langkah ini sebagai bagian dari upaya cooling down dan untuk melindungi kepentingan para investor.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan tanggal 28 Agustus 2025, saham STRK berakhir pada harga Rp192 per lembar, mengalami kenaikan Rp12 atau 6,67% dibandingkan hari sebelumnya. Volume perdagangan STRK mencapai 81.751.700 saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp2,06 triliun.

Saham SMKM juga mencatatkan performa positif dengan penutupan di harga Rp141 per saham, naik Rp12 atau 9,30% dari posisi sebelumnya. Volume perdagangan SMKM mencapai 136.755.900 saham, dan nilai pasar perusahaan saat ini sebesar Rp176,67 miliar.

LINK menunjukkan kenaikan yang signifikan, melonjak Rp320 atau 9,28% ke level Rp3.770 per saham. Volume perdagangan LINK tercatat 151.800 saham, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp10,79 triliun.

Sementara itu, saham COIN pada tanggal 25 Agustus 2025 (sebelum suspensi) melonjak sebesar Rp470 atau 24,61% menjadi Rp2.380 dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp1.910. Volume transaksi COIN mencapai 348.106.200 saham, dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp35 triliun.

Scroll to Top