JAKARTA – Anggota DPR RI, Eko Hendro Purnomo atau yang lebih dikenal sebagai Eko Patrio, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tindakannya yang dianggap telah melukai hati rakyat dan memicu gelombang demonstrasi. Permohonan maaf ini diungkapkan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya.
Dalam video tersebut, Eko Patrio didampingi oleh rekan separtainya, Pasha Ungu. Ia berharap agar permohonan maafnya diterima dan menjadi bahan introspeksi diri untuk terus memperbaiki diri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Eko juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kedamaian bangsa.
"Dengan segala kerendahan hati, saya Eko Patrio menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan," ujar Eko. Ia menegaskan bahwa tidak ada niat sedikit pun untuk memperkeruh suasana dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan berpendapat di masa mendatang.
Eko Patrio juga berkomitmen untuk sungguh-sungguh menjalankan perannya sebagai wakil rakyat dengan tulus, berani, dan tetap memegang teguh sumpah jabatan yang telah diikrarkan.
Permohonan maaf ini muncul setelah sebelumnya massa demonstran mencari keberadaan Eko Patrio dan beberapa anggota DPR lainnya yang dianggap telah berjoget ria saat Sidang Tahunan MPR 2025.
Sebelumnya, Eko Patrio juga sempat menuai kontroversi karena mengunggah video parodi yang menanggapi kritikan terhadap aksi joget anggota DPR tersebut. Video tersebut menampilkan dirinya berperan sebagai seorang DJ yang memainkan musik dengan sound horeg, sementara beberapa orang lain yang mengenakan seragam partai terlihat berjoget menikmati musik tersebut.
Meskipun demikian, Eko Patrio telah memberikan klarifikasi bahwa video parodi tersebut dibuat tanpa maksud buruk dan tidak bertujuan untuk menantang rakyat. Ia pun telah meminta maaf atas video tersebut yang dianggap telah melukai hati masyarakat.