Gerindra Berduka dan Evaluasi Diri Pasca Demonstrasi

Fraksi Gerindra DPR RI menyampaikan rasa duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi demonstrasi di berbagai daerah, termasuk Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban tabrak lari kendaraan taktis aparat.

Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Budisatrio Djiwandono, menyatakan bahwa peristiwa ini adalah duka bagi seluruh bangsa dan harus menjadi momentum perbaikan tata kelola negara. Ia secara terbuka memohon maaf atas belum optimalnya Gerindra dalam mewakili aspirasi masyarakat.

"Kami sadar bahwa demokrasi kita menjamin kebebasan berpendapat, dan kami bertanggung jawab untuk melindunginya," ujarnya.

Sebagai bentuk respon terhadap tuntutan masyarakat, Gerindra menyatakan kesiapannya untuk mengkaji ulang dan menghentikan tunjangan-tunjangan DPR yang dianggap melukai perasaan rakyat.

Lebih lanjut, Budisatrio menginstruksikan seluruh anggota Fraksi Gerindra DPR RI untuk membatalkan kunjungan kerja ke luar negeri. Ia menekankan bahwa seluruh anggota dewan harus berada di Indonesia, berinteraksi langsung dengan masyarakat, dan memahami keluh kesah mereka.

"Sesuai instruksi Ketua Umum Bapak Prabowo Subianto, seluruh anggota DPR harus hadir bersama rakyat. Kepercayaan rakyat adalah amanah yang harus dijaga," tegasnya.

Scroll to Top