Rumah Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, yang terletak di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, Banten, diduga menjadi sasaran penjarahan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Minggu dini hari.
Menurut keterangan beberapa warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, aksi penjarahan terjadi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diperkirakan terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, disusul gelombang kedua sekitar pukul 03.00 WIB. Hal ini dikonfirmasi oleh staf pengamanan rumah tersebut.
Saat kejadian, Sri Mulyani tidak berada di rumah. Hanya ada staf pengamanan dan beberapa anggota keluarga yang sedang berkunjung. Keluarga tersebut kemudian dievakuasi ke rumah tetangga sebelum massa mulai melakukan penjarahan.
Di depan rumah, terlihat tumpukan barang-barang yang belum sempat diangkut oleh para pelaku. Rumah tersebut kini dijaga ketat oleh personel TNI. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Para saksi mata menuturkan bahwa penjarahan gelombang kedua melibatkan jumlah massa yang sangat besar, diperkirakan mencapai ratusan bahkan mungkin ribuan orang. Seorang warga yang menyaksikan kejadian dari balik jendela rumahnya merasa ketakutan karena jumlah pelaku yang sangat banyak.
Para pelaku penjarahan didominasi oleh remaja dan pemuda dengan usia diperkirakan maksimal 25 tahun. Sebelum kejadian, massa terlihat berkumpul di depan komplek Jalan Mandar sekitar pukul 00.30 WIB.
Menurut saksi mata, massa mulai bergerak masuk ke dalam komplek setelah mendengar suara kembang api yang diduga sebagai aba-aba. Pemberi komando juga terdengar melarang massa membawa sepeda motor ke dalam komplek.
Staf pengamanan dan warga sekitar yang mencoba menenangkan massa tidak mampu berbuat banyak karena jumlah pelaku yang sangat besar. Prioritas utama mereka adalah mencegah massa melakukan tindakan yang lebih merusak, seperti membakar rumah.
Beberapa warga mengaku sudah berjaga-jaga setelah mendengar suara gaduh di lingkungan mereka pada tengah malam. Beberapa pelaku terlihat membawa senjata tajam. Bahkan, seorang saksi mata menyebutkan bahwa ada pelaku yang membawa drone.
Kabar mengenai penjarahan rumah Sri Mulyani ini awalnya beredar melalui unggahan media sosial warga sekitar pukul 01.00 WIB. Unggahan tersebut menunjukkan warga mengambil berbagai barang dari dalam rumah, termasuk televisi dan barang-barang dari dalam lemari.
Saat ini, situasi di sekitar Jalan Mandar dan rumah yang diduga milik Sri Mulyani telah kembali normal dan dijaga oleh puluhan personel TNI.