Jakarta – Polda Metro Jaya meningkatkan intensitas patroli berskala besar untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta, menyusul serangkaian aksi demonstrasi yang berlangsung sejak Kamis (28/8). Unjuk rasa tersebut beberapa kali diwarnai bentrokan dan perusakan fasilitas publik.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa patroli ini dipimpin langsung oleh Kepala Operasi Polda Metro Jaya, Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika. Hingga Minggu (31/8) sore, situasi keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya terkendali.
"Kegiatan patroli ini bertujuan untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh masyarakat," tegas Ade Ary di kawasan Monas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Polres dan Polsek jajaran terus menjalankan kegiatan kepolisian secara humanis untuk memberikan perlindungan dan rasa aman.
Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kodam Jaya dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam patroli skala besar ini, diterjunkan 324 personel gabungan dari Mabes Polri dan Polda Metro Jaya.
Personel patroli dibagi ke dalam tiga kelompok dengan sasaran wilayah yang berbeda. Kelompok pertama beroperasi di wilayah hukum Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Kelompok kedua menyisir Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan. Sementara kelompok ketiga berpatroli di Jakarta Selatan dan Depok.
Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.