Batang Genjot Imunisasi Anak Sekolah: Investasi Generasi Emas 2045

Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terus memperkuat program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) sebagai langkah strategis meningkatkan imunitas anak terhadap berbagai penyakit. Inisiatif ini bertujuan menciptakan generasi Indonesia Emas 2045 yang sehat dan kuat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang menegaskan bahwa imunisasi, yang telah dimulai sejak lahir hingga masa balita, perlu diperkuat. Imunisasi awal belum cukup memberikan perlindungan maksimal seiring bertambahnya usia dan potensi terpapar penyakit.

Program BIAS fokus memberikan perlindungan komprehensif bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) terhadap penyakit menular seperti campak rubella, difteri, tetanus, serta Human Papillomavirus (HPV).

Pelaksanaan BIAS berlangsung dari Agustus hingga November 2025. Target utama adalah siswa kelas 1 (usia 7 tahun) dengan pemberian vaksin campak, rubela, difteri, dan tetanus. Selanjutnya, siswa kelas 2 (usia 8 tahun) akan menerima imunisasi difteri, sementara siswa kelas 5 mendapatkan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) dan difteri (dt).

Dukungan penuh dari guru dan orang tua sangat diharapkan agar program imunisasi di sekolah dapat berjalan lancar dan efektif. Partisipasi aktif memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan optimal.

Dinas Kesehatan menekankan bahwa imunisasi adalah langkah preventif paling efektif dan terbukti meningkatkan kesehatan masyarakat secara signifikan. Investasi pada imunisasi anak sekolah adalah investasi masa depan bangsa.

Scroll to Top