Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, terus menggalakkan penyuluhan tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan metode 3M Plus (menguras, menutup, dan mengubur) sebagai upaya pencegahan meluasnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Menurut Kabid Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Penyuluhan PSN 3M Plus dilakukan oleh petugas kesehatan dari 17 Puskesmas yang tersebar di 15 kecamatan, serta di pusat-pusat kesehatan desa. Upaya ini menunjukkan hasil positif dengan meningkatnya kesadaran warga dan penurunan signifikan kasus DBD dalam dua bulan terakhir.
Dinas Kesehatan Mukomuko secara rutin menerima data kasus DBD dari RSUD dan seluruh Puskesmas di wilayah tersebut. Data menunjukkan, sejak Januari hingga Juli 2025, tercatat 69 kasus DBD: Januari (15), Februari (7), Maret (10), April (14), Mei (14), Juni (5), dan Juli (4). Kabar baiknya, hingga saat ini tidak ada laporan kematian akibat DBD.
Dalam penanganan kasus DBD, Dinas Kesehatan Mukomuko bekerja sama dengan Puskesmas dan pemerintah desa melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lokasi temuan kasus. Selain itu, dilakukan larvasidasi untuk mengendalikan larva nyamuk Aedes Aegypti. Puskesmas juga aktif membagikan larvasida kepada warga untuk memberantas jentik nyamuk penyebab DBD di rumah-rumah.