DPR mengimbau para pegawainya untuk bekerja dari rumah (WFH) pada hari Kamis, 28 Agustus 2025. Hal ini dilakukan terkait dengan adanya aksi unjuk rasa buruh yang terpusat di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kesulitan yang mungkin dialami oleh para pegawai saat akan masuk atau keluar dari gedung DPR, seperti yang terjadi pada aksi demonstrasi sebelumnya. Diharapkan dengan WFH, para pegawai tidak terganggu aktivitasnya akibat kepadatan massa dan potensi kericuhan.
Sementara itu, DPR juga mengimbau kepada para demonstran untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama menyampaikan aspirasinya. DPR menegaskan mendukung tuntutan para buruh, termasuk penghapusan sistem outsourcing dan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP).
Pimpinan Komisi III DPR mengharapkan agar aksi demo dapat berjalan damai dan aspirasi disampaikan secara bijak serta profesional. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama proses demonstrasi, serta mewaspadai potensi adanya pihak-pihak yang berusaha memanfaatkan situasi.