MTsN 1 Kota Malang Prioritaskan Kesehatan Siswa Melalui Skrining dan Imunisasi HPV

Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang menggelar kegiatan skrining kesehatan dan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) yang komprehensif bagi para siswanya. Inisiatif ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menjaga kesehatan dan mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.

Selama dua hari, aula madrasah berubah menjadi pusat pelayanan kesehatan. Siswa kelas VII menjalani serangkaian pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan mata, telinga, gigi, serta pengecekan tekanan darah. Hasil dari skrining ini menjadi acuan penting bagi sekolah untuk memantau tumbuh kembang siswa dan mengidentifikasi potensi masalah kesehatan yang perlu segera ditangani.

Kegiatan dilanjutkan dengan imunisasi HPV bagi siswi kelas IX. Imunisasi ini merupakan langkah preventif yang sangat penting untuk melindungi siswi dari risiko kanker serviks di kemudian hari. Pelaksanaan imunisasi berjalan lancar dengan dukungan penuh dari tenaga medis Puskesmas Arjuno. Meskipun beberapa siswi merasa tegang, dukungan dari guru dan teman-teman menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif.

Kepala MTsN 1 Kota Malang menekankan bahwa kegiatan ini merupakan investasi jangka panjang dalam kesehatan siswa. Ia meyakini bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan harus ditanamkan sejak usia remaja. Sekolah tidak hanya bertanggung jawab dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga memastikan siswa tumbuh sehat dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Apresiasi disampaikan kepada Puskesmas Arjuno atas kolaborasi yang baik dalam menyukseskan kegiatan ini, serta kepada para orang tua yang telah memberikan izin kepada putra-putrinya untuk berpartisipasi. Sinergi antara sekolah, puskesmas, dan orang tua merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dan kesejahteraan siswa.

Melalui kegiatan skrining dan imunisasi ini, MTsN 1 Kota Malang menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, tetapi juga memberikan perhatian penuh terhadap kesehatan dan kesejahteraan siswanya. Upaya-upaya preventif seperti ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang cerdas, sehat, dan berkarakter, serta menjadi fondasi bagi bangsa yang tangguh.

Scroll to Top