Gojek mengkonfirmasi bahwa pria yang menjadi korban terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Pejompongan adalah mitra pengemudi mereka, Affan Kurniawan. Insiden tragis ini menyebabkan Affan Kurniawan meninggal dunia.
Pihak Gojek telah melakukan investigasi internal bersama pihak-pihak terkait untuk memverifikasi kejadian tersebut.
"Affan Kurniawan adalah Mitra Driver Gojek. Kami sangat berduka dan menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, serta rekan-rekan Mitra Driver lainnya," demikian pernyataan resmi dari Direktur Public Affair & Communications Gojek.
Gojek memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban, termasuk penyediaan ambulans, fasilitas untuk proses autopsi dan visum. Perusahaan juga memberikan santunan sebagai bentuk dukungan moril dan finansial.
"Kami berkomitmen mendampingi keluarga korban dan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang. Kami mengimbau semua pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif," lanjutnya.
Insiden ini terekam video amatir dan viral di media sosial, menunjukkan sebuah mobil rantis Brimob menabrak dan melindas seseorang yang mengenakan jaket Gojek.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi saat pembubaran massa usai demonstrasi di DPR. Kapolri telah memerintahkan penanganan segera atas kejadian ini.
"Saya sangat menyesali insiden ini, dan mohon maaf sebesar-besarnya," ujar Kapolri dalam keterangan tertulis.