Duka mendalam menyelimuti komunitas ojek online (ojol) setelah insiden seorang pengemudi tewas akibat terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta Pusat. Insiden nahas ini terjadi pasca demonstrasi di depan Gedung MPR/DPR.
Grab Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Perusahaan aplikasi transportasi online itu menegaskan fokus utama saat ini adalah memberikan dukungan penuh kepada rekan pengemudi dan keluarga yang terdampak. Grab juga mengajak semua pihak untuk menjaga empati dan mendukung situasi tetap kondusif.
Sebagai bentuk tanggung jawab, Grab akan memberikan bantuan konkret berupa dukungan penuh dan santunan kepada keluarga pengemudi yang menjadi korban, baik yang sedang dirawat di rumah sakit maupun yang meninggal dunia. Diketahui, terdapat dua mitra ojol Grab yang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara langsung menemui keluarga pengemudi ojol yang tewas, Affan Kurniawan, di RSCM. Kapolri menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan berjanji akan mengusut tuntas kasus ini. Ia juga menegaskan bahwa Polri siap membantu seluruh proses pemakaman korban.
Selain itu, Kapolri juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh komunitas ojek online dan memastikan bahwa pelaku yang terlibat akan dihukum tegas sesuai dengan hukum yang berlaku.