Sebuah penemuan fosil mengagumkan mengungkap keberadaan buaya purba yang hidup 70 juta tahun lalu di Patagonia, Argentina. Hewan purba ini, bernama Kostensuchus atrox, merupakan predator menakutkan yang hidup berdampingan dengan dinosaurus di akhir Zaman Kapur.
Dengan panjang tubuh mencapai 3,5 meter dan berat sekitar 250 kilogram, Kostensuchus atrox menjadi salah satu pemangsa puncak di ekosistemnya. Rahangnya yang kuat dilengkapi dengan lebih dari 50 gigi tajam menyerupai gigi T. rex, memungkinkannya untuk melumpuhkan mangsa besar dengan sekali gigitan.
Nama "Kostensuchus atrox" sendiri memiliki makna yang kuat. "Kosten" berasal dari bahasa Tehuelche yang berarti angin, sedangkan "atrox" berarti buas. Sehingga, nama ilmiahnya dapat diartikan sebagai "buaya angin buas."
Struktur tengkorak dan tubuhnya mengindikasikan bahwa buaya purba ini mampu bergerak di daratan dengan postur yang lebih tegak dibandingkan buaya modern.
Penemuan fosil ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan di Patagonia pada akhir zaman dinosaurus. Kostensuchus atrox menunjukkan bahwa buaya purba juga memegang peran penting sebagai predator puncak, selain dinosaurus yang lebih terkenal.