Benarkah Ucapan Kontroversial "Orang Tolol Sedunia" Sebabkan Mutasi Ahmad Sahroni dari Wakil Ketua Komisi III DPR?

Partai Nasdem membantah keras bahwa perpindahan tugas Ahmad Sahroni dari posisinya sebagai wakil ketua Komisi III DPR berkaitan dengan pernyataannya yang menuai polemik, yaitu "orang tolol sedunia". Menurut Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Hermawi Taslim, perubahan ini merupakan rotasi rutin yang biasa terjadi.

Hermawi menegaskan bahwa ini bukanlah pencopotan jabatan, melainkan upaya penyegaran yang dilakukan oleh partai. "Tidak ada pencopotan, hanya penyegaran," tegasnya.

Sebelumnya, Sahroni mendapat sorotan tajam setelah merespons desakan pembubaran DPR yang muncul akibat kritikan masyarakat terkait gaji dan tunjangan anggota DPR yang dianggap fantastis, namun tidak sebanding dengan kinerja. Kenaikan tunjangan di tengah kesulitan ekonomi juga dianggap tidak pantas.

Menanggapi desakan tersebut, Sahroni menyebut bahwa gagasan membubarkan DPR adalah keliru dan mencerminkan "mental orang tolol". Ia menekankan pentingnya menyampaikan kritik dengan sopan santun.

Sahroni kemudian mengklarifikasi pernyataannya, membantah bahwa ia bermaksud merendahkan masyarakat. Ia mengklaim bahwa ungkapan "orang tolol sedunia" ditujukan pada cara berpikir orang yang menilai DPR bisa begitu saja dibubarkan.

Menurut Sahroni, pernyataannya disalahpahami dan digoreng seolah-olah ditujukan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa yang ia soroti adalah logika berpikir yang menilai DPR bisa dibubarkan hanya karena isu gaji dan tunjangan. Ia menilai tidak masuk akal jika pembubaran DPR dilakukan hanya karena informasi yang tidak lengkap tentang tunjangan anggota DPR.

Scroll to Top