Langkah Timnas Indonesia dalam memperkuat skuadnya kembali menjadi sorotan media Belanda. Kali ini, bukan hanya satu, melainkan dua pemain berdarah Belanda yang langsung direkrut untuk memperkuat tim Garuda.
Media Belanda, Voetbalprimeur, menulis bahwa "Indonesia memperluas inti teknis dan kelompok pemain dengan dua pemain Belanda lagi."
Selain Miliano Jonathans, Mauro Zijlstra dari FC Volendam juga akan resmi membela Timnas Indonesia. Keduanya diperkirakan memenuhi syarat untuk memperkuat Timnas Indonesia pada jeda internasional Oktober mendatang. Indonesia akan bermain di turnamen mini dengan Arab Saudi dan Irak, dimana pemenangnya akan lolos ke Piala Dunia.
Tak hanya pemain, PSSI juga memperkenalkan Alexander Zwiers sebagai direktur teknik Timnas Indonesia. Zwiers direkomendasikan oleh Jordi Cruyff, yang pernah bekerja sama dengannya di klub Meksiko, Chivas. Zwiers memiliki pengalaman di Timur Tengah dan Kazakhstan.
Kedatangan dua pemain Belanda ini memicu komentar sinis dari netizen Belanda. Ada yang menyindir bahwa Timnas Indonesia menjadi "tim nasional Belanda yang kedua". Ada pula yang berkomentar bahwa pemain yang benar-benar berasal dari Indonesia mungkin merasa seperti orang asing di tim nasional mereka sendiri.
Langkah Timnas Indonesia merekrut pemain keturunan memang bukan hal baru. Media Belanda menyoroti fenomena ini dengan rasa heran. Dengan kedatangan Jonathans dan Zijlstra, ditambah Thom Haye dan Eliano Reijnders yang sebelumnya sudah ramai diberitakan, publik Belanda mulai memandang Garuda sebagai "Belanda versi kedua".
Publik kini menantikan bagaimana strategi Indonesia mengandalkan kekuatan pemain keturunan ini, terutama di ajang internasional yang menentukan tiket ke Piala Dunia.