Drama pergantian personel di band rock ternama, Foo Fighters, kembali mencuat. Josh Freese, mantan drummer band tersebut, akhirnya angkat bicara setelah posisinya digantikan oleh Ilan Rubin, seorang drummer dengan reputasi mentereng yang pernah bermain bersama Nine Inch Nails hingga Paramore.
Lebih dari tiga bulan berlalu sejak pengumuman mengejutkan itu. Freese mengaku sempat merasa kecewa dengan keputusan Dave Grohl dan kawan-kawan. Ia merasa kaget saat tiba-tiba didepak dari band.
Dalam wawancara terbarunya, drummer berusia 52 tahun itu memberikan penjelasan lebih detail mengenai apa yang terjadi di balik layar Foo Fighters. "Kalau dipikir-pikir, mungkin ini lebih ke masalah manajemen mereka," ungkap Freese.
Pengakuan yang lebih mengejutkan lagi adalah Freese mengaku tidak terlalu merasa cocok dengan musik Foo Fighters. "Musik itu bukanlah sesuatu yang benar-benar saya nikmati," lanjutnya.
Selama dua tahun bergabung dengan Foo Fighters (2023-2025), Josh Freese merasakan tekanan yang luar biasa. "Saya datang sebagai ‘drummernya Dave Grohl’, dan orang yang diharapkan bisa menyelamatkan situasi setelah kepergian Taylor Hawkins yang sangat dicintai," jelasnya.
Kini, Freese kembali bergabung dengan Nine Inch Nails setelah Ilan Rubin meninggalkan band tersebut. Sebuah pertukaran posisi yang tak terduga.
"Saya tidak percaya," kata Freese. "Tapi Ilan adalah drummer yang fenomenal, musisi yang luar biasa. Dia akan sangat cocok untuk Foo Fighters."