Siapa sangka, tak semua musisi merasa bangga dengan lagu-lagu yang melambungkan nama mereka. Terkadang, kesuksesan justru menjadi beban, bahkan penyesalan bagi sang pencipta.
Berikut adalah beberapa musisi yang justru merasa kurang sreg dengan karya mereka sendiri:
Radiohead – Creep: Lagu ini yang membuka jalan bagi Radiohead ke panggung dunia. Namun, bagi Thom Yorke, "Creep" justru menjadi kutukan. Ia merasa lagu ini membuat orang hanya mengenal Radiohead dari satu lagu saja.
Nirvana – Smells Like Teen Spirit: Kurt Cobain merasa terbebani dengan popularitas "Smells Like Teen Spirit". Lagu ini memang mengukuhkan Nirvana sebagai ikon grunge, tetapi Cobain merasa terjebak dan harus terus membawakannya.
Led Zeppelin – Stairway to Heaven: Lagu legendaris ini ternyata membuat Robert Plant menyesal dengan liriknya. Saking tidak sukanya, ia bahkan menyumbangkan uang ke radio agar lagu tersebut tidak diputar.
Madonna – Like a Virgin: Lagu yang identik dengan Madonna ini justru membuatnya ilfeel. Madonna sering menolak membawakannya di konser karena merasa lagu ini terlalu mengikat citra dirinya di masa lalu.
Beastie Boys – (You Gotta) Fight for Your Right (to Party!): Awalnya lagu ini dibuat sebagai parodi, namun malah menjadi lagu pesta yang mendunia. Ironisnya, Beastie Boys merasa malu karena orang-orang menganggap lagu ini serius.
Noel Gallagher (Oasis) – Wonderwall: Noel pernah menganggap "Wonderwall" terlalu komersial dan ia sendiri sudah sangat bosan dengan lagu tersebut.
John Lennon (The Beatles): Setelah The Beatles bubar, Lennon tidak ragu mengkritik lagu-lagu band legendaris tersebut. Menurutnya, banyak lagu Beatles yang terlalu pop dan kurang memiliki kedalaman artistik. Popularitas besar-besaran band ini juga membuatnya merasa tertekan.