Kreator konten YouTube, Jerome Polin, membuka fakta terkait tawaran endorse yang diterimanya untuk menjadi bagian dari upaya meningkatkan citra positif pemerintah.
Melalui postingan di akun Instagram pribadinya, Jerome memperlihatkan bukti percakapan dengan sebuah agensi. Dalam percakapan tersebut, ia ditawarkan imbalan sebesar Rp150 juta untuk membuat konten yang mempromosikan pesan damai dari pemerintah, DPR, Brimob, pengemudi ojek online, dan masyarakat secara umum.
Konten yang diminta juga harus bebas dari kata-kata negatif, unsur vulgar, dan pornografi.
"Ini bocoran, dana publik digunakan untuk membayar buzzer Rp150 juta per konten. Jika dana ini digunakan untuk meningkatkan gaji guru sebesar Rp10 juta per orang, maka bisa mensejahterakan 15 guru selama sebulan," tulis Jerome di Instagramnya.
"Jangan sampai lengah, kita awasi terus. Kita berhak mendapatkan transparansi penggunaan uang pajak kita! Sudah waktunya kita peduli," lanjutnya.