Presenter sekaligus anggota DPR RI, Uya Kuya, akhirnya memberikan klarifikasi terkait videonya yang viral saat berjoget di Kompleks Parlemen setelah penutupan Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD.
Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya, Uya menegaskan bahwa aksi spontannya tersebut merupakan wujud apresiasi terhadap penampilan musik dari mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan). Ia menyatakan tidak ada maksud lain di balik goyangan yang dilakukannya bersama beberapa rekannya.
"Kita atau saya ini, dan beberapa teman yang lain, bergoyang itu karena murni hanya untuk menghargai dan mengapresiasi para pemain musik yang sedang bermain musik. Itu saja, tidak lebih tidak kurang," ujar Uya dalam video klarifikasinya.
Uya juga membantah adanya agenda tersembunyi atau niatan menyindir pihak tertentu. Ia menyayangkan pemberitaan yang berkembang justru "digoreng" dan dikaitkan dengan isu-isu yang tidak relevan.
"Udah, enggak ada maksud untuk ngeledek atau agenda-agenda lain, tidak ada sama sekali," tegasnya.
Secara pribadi, Uya menyampaikan permohonan maaf apabila aksinya dianggap menyinggung perasaan masyarakat.
"Atas nama pribadi, kalau memang goyang-goyang tersebut atau joget-joget tersebut dianggap menyakiti, saya minta maaf," ungkapnya. "Tapi sekali lagi, saya tidak ada maksud sama sekali apa pun untuk menyakiti siapa pun," tambahnya.
Sebelumnya, video Uya Kuya dan beberapa anggota dewan lainnya yang berjoget mengikuti iringan lagu Gemu Fa Mi Re dan Sajojo menuai beragam kritik dari warganet. Banyak yang menilai tindakan tersebut tidak etis dan tidak pantas dilakukan di tempat yang dianggap sakral. Kritik juga menyoroti aksi tersebut di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang sulit, ditambah dengan isu kenaikan pendapatan anggota DPR periode 2024-2029.
Ketua MPR, Ahmad Muzani, sebelumnya berdalih bahwa aksi tersebut merupakan upaya untuk merelaksasi suasana setelah sidang formal berakhir.
Di akhir videonya, Uya Kuya juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuat narasi palsu atau hoaks terkait peristiwa ini dan mengajak semua pihak untuk saling menghargai.