Pasca aksi massa yang sempat memanas di Jakarta pada Jumat (29/8), PT Pertamina Patra Niaga memastikan seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tetap melayani kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) masyarakat.
Perusahaan energi ini akan menerapkan sistem buka tutup SPBU, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi keamanan terkini di lapangan.
"Pada dasarnya, seluruh SPBU beroperasi normal pada hari ini. Kebijakan buka tutup akan disesuaikan dengan perkembangan situasi di lapangan," ujar perwakilan Pertamina Patra Niaga.
Sebagai langkah antisipasi pada Jumat (29/8), Pertamina mengambil inisiatif menutup beberapa SPBU lebih awal, khususnya yang berada dekat dengan lokasi konsentrasi massa. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan pihak keamanan untuk memastikan keamanan SPBU dan masyarakat.
Langkah-langkah preventif yang diambil antara lain penutupan dini SPBU di area rawan, pemeriksaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan koordinasi aktif dengan aparat keamanan.
Pertamina mengimbau seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan keandalan fasilitas umum seperti SPBU. Dengan demikian, pelayanan kepada konsumen dan masyarakat dapat terus berjalan dengan baik tanpa gangguan.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dalam penyediaan energi melalui SPBU dan mengajak semua pihak untuk menjaga fasilitas umum demi kelancaran distribusi energi.