Siapa sangka, dibalik kesuksesannya menggarap film-film horor yang mendebarkan seperti Doctor Sleep, Gerald’s Game, dan yang terbaru The Exorcist, Mike Flanagan ternyata adalah seorang yang mudah ketakutan. Bahkan, saat kecil ia dilarang menonton film horor karena dianggap terlalu menakutkan.
Flanagan mengaku baru berani menonton film horor saat melihat miniseri It karya Stephen King. Serial tersebut membuatnya terkesan sekaligus terinspirasi oleh karya-karya King.
Seiring bertambahnya usia, Flanagan merasa sulit menemukan film horor yang benar-benar membuatnya takut seperti saat masih kecil.
"Sangat jarang film (horor) bisa memberikan efek mendalam padaku," ungkapnya.
Namun, ada dua film yang masih membekas dan membuatnya merinding, bahkan hanya dengan mengingatnya saja. Kedua film tersebut adalah Lake Mungo dan Martyrs, keduanya dirilis pada tahun 2008.
Martyrs, film psychological horror karya Pascal Laugier, menceritakan tentang seorang wanita muda yang berusaha membalas dendam pada orang-orang yang menyiksanya saat kecil. Bersama temannya, yang juga menjadi korban pelecehan, mereka memulai perjalanan mengerikan menuju neraka.
Sementara itu, Lake Mungo karya Joel Anderson menggunakan format mockumentary. Film ini menampilkan rekaman-rekaman keluarga Alice, seorang gadis enam belas tahun yang tenggelam. Serangkaian kejadian supranatural memaksa keluarga tersebut pergi ke Lake Mungo untuk mencari kebenaran di balik kisah hantu tersebut.
Banyak kritikus dan penggemar horor sepakat bahwa Lake Mungo sangat menakutkan, terutama karena kemunculan Alice yang tidak disadari dalam beberapa adegan dan hanya terlihat saat ditonton untuk kedua kalinya.
"Film ini benar-benar membuatku takut sampai melompat dari sofa," kenang Flanagan.
Bukan hanya Flanagan, sutradara Get Out, Jordan Peele, juga mengaku masih merasa ketakutan setiap kali mengingat film Lake Mungo.