Sebuah penemuan mengejutkan baru-baru ini mengungkap rahasia di balik keberadaan gumpalan-gumpalan batu berukuran raksasa yang tersembunyi di dalam mantel Planet Mars. Penelitian ini memberikan gambaran mendalam tentang komposisi internal dan sejarah purba planet merah tersebut.
Terungkap bahwa gumpalan-gumpalan tersebut merupakan sisa-sisa dari benturan dahsyat yang terjadi sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Dampak tumbukan ini begitu besar sehingga mampu melelehkan sebagian kerak dan mantel awal Mars, menciptakan lautan magma yang sangat luas.
Fragmen dari benda yang menabrak dan material Mars sendiri terlontar jauh ke dalam interior planet, menyisakan jejak yang masih dapat ditemukan hingga saat ini. Gumpalan-gumpalan ini tersebar di seluruh mantel Mars, dengan ukuran mencapai hingga 4 kilometer.
Penemuan ini menjadi sangat penting karena memberikan pemahaman yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang bagian dalam sebuah planet. Keberadaan fragmen-fragmen purba ini mengindikasikan bahwa mantel Mars berevolusi secara perlahan selama miliaran tahun.
Data kunci untuk penemuan ini berasal dari wahana pendarat InSight milik NASA, yang berhasil merekam ribuan gempa Mars selama misinya. Catatan gempa ini memberikan data yang sangat detail sehingga memungkinkan para ilmuwan untuk memetakan struktur internal planet dengan tingkat akurasi yang tinggi.